acheter viagra sans ordonnance
phone 

Telepon

0285.381782

Tata Cara Pengaduan

Cara mengirim pengaduan

Lihat Pengaduan

Lihat Daftar Pengaduan
 
Kebumen, 20 Maret 2018.
3 Pejabat Pemerintah Kanupaten Pekalongan : Inspektur, Asisten Pemerintahan dan Kesra dan Kabag Pembangunan Setda,  mengikuti rangkaian acara Kolaborasi Nasional Tunas Integritas (KNTI) I Tahun 2018 di Hotel Mexolie, Panjer Kabupaten Kebumen. 
 
Kegiatan ini diinisiasi oleh Sekretariat Bersama Integritas Nasional sebagai tindak lanjut hasil Rembug Integritas Nasional III tahun 2017 yang lalu mengusung tema”Integritas Nasional Semakin Kuat Dengan Kejelasan Legalitas, dan Struktur, serta Semangat Gotong Royong Pendanaan dan Dukungan Digitalisasi” berlangsung selama tiga hari, yaitu mulai tanggal 20 s.d. 22 Maret 2018. 
 
Hadir mengikuti acara tersebut perwakilan dari 150 Kementerian,Lembaga,Organisasi, dan Pemerintah Daerah (KLOP) yang selama ini telah berperan aktif dalam pembangunan budaya integritas bangsa, termasuk Pemerintah Provinsi, Kabupaten / Kota di Jawa Tengah salah satunya.
 
Hadir memberikan Sambutan Selamat Datang, Wakil Bupati Kebumen, KH. Yazid Mahfudz, mengungkapkan rasa bangga terima kasih bahwa Kebumen dipilih menjadi tuan rumah Kolaborasi Nasional Tunas Integritas I ini. “ Sementara itu, hadir membuka acara tersebut Plt.Inspektur Provinsi Jawa Tengah, Siswo Laksono,SH,M.Kn, yang mewakili Plt.Gubernur Jawa Tengah mengungkapkan bahwa sepanjang tahun 2017 KPK RI telah melakukan 118 kegiatan penyidikan kasus korupsi dan 94 kegiatan penuntutan perkara korupsi dimana tercatat 43 perkara korupsi melibatkan pejabat eselon 1 hingga 4. Sejumlah 27 perkara melibatkan oknum swasta, 20 perkara melibatkan anggota DPRD, dan 12 perkara lain menyangkut Kepala Daerah. Hal ini tentunya menjadi keprihatinan mengingat berbagai cara telah dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah agar para pejabat tidak melakukan tindak pidana korupsi, diantaranya menerbitkan Perturan Gubernur tentang Gratifikasi, Pembentukan Kelembagaan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), pelimpahan kewenangan perijinan dan non perijinan di daerah kepada PTSP, Pelaksanaan Transparansi Proses Pengadaan Barang dan Jasa melalui eProcurement hingga Kepatuhan Pelaporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara. Tidak hanya itu, Pelatihan Integritas dengan mengirim para pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Bupati/Walikota beserta Wakilnya se Jawa Tengah untuk sekolah di KPK RI telah dilakukan, tetapi masih saja ada Bupati/Walikota yang tertangkap KPK melakukan korupsi. “ Ini tentu pekerjaan rumah kita bersama, perlawanan terhadap korupsi harus terus digaungkan.Integritas menjadi salah satu kunci penting dalam menangkal perilaku korupsi.Saya berharap, Kolaborasi ini akan menghasilkan berbagai macam keputusan yang memberikan dampak nyata bagi pembangunan budaya integritas Bangsa Indonesia.” Ucap Siswo Laksono,SH,M.Kn mengakhiri sambutan membuka acara tersebut.
 
Agenda Kolaborasi Nasional Tunas Integritas I Tahun 2018 ini nantinya diharapkan akan menghasilkan beberapa output penting dalam Pembangunan Budaya Integritas Bangsa, diantaranya : Sekretariat Integritas Nasional, Pendirian Pusat Kajian Pembangunan Budaya Integritas, serta terbentuknya kepengurusan Dewan Integritas Nasional dan Indonesia Corp University (I-Corpu) berikut dengan pola pendanaan operasionalisasinya.
 
Publisher : Gatot,
 
Kebumen, 20 Maret 2018.
3 Pejabat Pemerintah Kanupaten Pekalongan : Inspektur, Asisten Pemerintahan dan Kesra dan Kabag Pembangunan Setda,  mengikuti rangkaian acara Kolaborasi Nasional Tunas Integritas (KNTI) I Tahun 2018 di Hotel Mexolie, Panjer Kabupaten Kebumen. 
 
Kegiatan ini diinisiasi oleh Sekretariat Bersama Integritas Nasional sebagai tindak lanjut hasil Rembug Integritas Nasional III tahun 2017 yang lalu mengusung tema”Integritas Nasional Semakin Kuat Dengan Kejelasan Legalitas, dan Struktur, serta Semangat Gotong Royong Pendanaan dan Dukungan Digitalisasi” berlangsung selama tiga hari, yaitu mulai tanggal 20 s.d. 22 Maret 2018. 
 
Hadir mengikuti acara tersebut perwakilan dari 150 Kementerian,Lembaga,Organisasi, dan Pemerintah Daerah (KLOP) yang selama ini telah berperan aktif dalam pembangunan budaya integritas bangsa, termasuk Pemerintah Provinsi, Kabupaten / Kota di Jawa Tengah salah satunya.
 
Hadir memberikan Sambutan Selamat Datang, Wakil Bupati Kebumen, KH. Yazid Mahfudz, mengungkapkan rasa bangga terima kasih bahwa Kebumen dipilih menjadi tuan rumah Kolaborasi Nasional Tunas Integritas I ini. “ Sementara itu, hadir membuka acara tersebut Plt.Inspektur Provinsi Jawa Tengah, Siswo Laksono,SH,M.Kn, yang mewakili Plt.Gubernur Jawa Tengah mengungkapkan bahwa sepanjang tahun 2017 KPK RI telah melakukan 118 kegiatan penyidikan kasus korupsi dan 94 kegiatan penuntutan perkara korupsi dimana tercatat 43 perkara korupsi melibatkan pejabat eselon 1 hingga 4. Sejumlah 27 perkara melibatkan oknum swasta, 20 perkara melibatkan anggota DPRD, dan 12 perkara lain menyangkut Kepala Daerah. Hal ini tentunya menjadi keprihatinan mengingat berbagai cara telah dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah agar para pejabat tidak melakukan tindak pidana korupsi, diantaranya menerbitkan Perturan Gubernur tentang Gratifikasi, Pembentukan Kelembagaan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), pelimpahan kewenangan perijinan dan non perijinan di daerah kepada PTSP, Pelaksanaan Transparansi Proses Pengadaan Barang dan Jasa melalui eProcurement hingga Kepatuhan Pelaporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara. Tidak hanya itu, Pelatihan Integritas dengan mengirim para pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Bupati/Walikota beserta Wakilnya se Jawa Tengah untuk sekolah di KPK RI telah dilakukan, tetapi masih saja ada Bupati/Walikota yang tertangkap KPK melakukan korupsi. “ Ini tentu pekerjaan rumah kita bersama, perlawanan terhadap korupsi harus terus digaungkan.Integritas menjadi salah satu kunci penting dalam menangkal perilaku korupsi.Saya berharap, Kolaborasi ini akan menghasilkan berbagai macam keputusan yang memberikan dampak nyata bagi pembangunan budaya integritas Bangsa Indonesia.” Ucap Siswo Laksono,SH,M.Kn mengakhiri sambutan membuka acara tersebut.
 
Agenda Kolaborasi Nasional Tunas Integritas I Tahun 2018 ini nantinya diharapkan akan menghasilkan beberapa output penting dalam Pembangunan Budaya Integritas Bangsa, diantaranya : Sekretariat Integritas Nasional, Pendirian Pusat Kajian Pembangunan Budaya Integritas, serta terbentuknya kepengurusan Dewan Integritas Nasional dan Indonesia Corp University (I-Corpu) berikut dengan pola pendanaan operasionalisasinya.
 
Publisher : Gatot,
Login to post comments